Beranda > drabble, fanfiction, whyenda_arinka > [Drabble] Your Partner

[Drabble] Your Partner

Title: Your Partner

Length: Drabble

Genre: AU, Romance, Fluff

Rating: G

Casts: f(x) Krystal Jung & Infinite Kim Myungsoo

Disclaimer © Artists are owned respectively to their company. Artist’s names are borrowed and used only in a fictional way. Ane event occured is pure coincidence.

Idea © Whyenda Arinka

———————————————–

Soojung terdiam di depan sebuah pintu. Keragu-raguan tercermin jelas dalam tingkahnya yang mengetukkan jarinya pada kotak berwarna biru langit di tangannya dengan ritme yang tak beraturan. Sesekali tangannya terjulur untuk mengetuk pintu tapi ada sesuatu yang mengganjalnya hingga akhirnya ia menjatuhkan lagi tangannya tanpa sempat mengetuk pintu di hadapannya. Digigitnya bibir bawahnya kuat-kuat kemudian menarik nafas dalam sebelum akhirnya mengangkat tangannya dan mengetuk pintu kayu dihadapannya tiga kali.

Tak lama kemudian, pintu di hadapannya terbuka dan sosok pria bermata sipit mengenakan wifebeater hitam muncul.

“Oh, hei,” sapa pria itu terdengar sedikit canggung campur kaget.

“Maaf aku datang terlalu pagi. Kau baru bangun ya?” tanya Soojung.

“Uhm, yah, begitulah,” jawab pria itu diikuti kekehan kecil.

“Uhh Myungsoo, aku—uhm..” Soojung terhenti sejenak, bingung harus berkata apa.

“Jung, masuk dulu yuk!? Di luar dingin. Tuh kau saja menggigil kedinginan,” Myungsoo akhirnya memotong ucapan Soojung dan menarik gadis itu masuk ke apartementnya.

“Kau tidak kuliah atau membolos?” selidik Myungsoo sambil berjalan menuju dapur. Soojung yang mengekor di belakangnya memutar bola matanya.

“Ini hari minggu, duh. Makanya kau jangan terlalu sibuk bekerja sampai lupa ini hari apa,” gerutu Soojung.

“Iya deh iya, nona Jung,” goda Myungsoo.

Pria itu menyodorkan segelas susu pada Soojung sementara gadis itu menyodorkan kotak biru muda yang sedari tadi ia bawa padanya. Myungsoo menaikkan salah satu alisnya, bertanya menggunakan gesture tubuhnya.

“Itu—untukmu,” gumam Soojung menundukkan kepalanya, “Aku yang masak,”

“Kau yang masak?” tanya Myungsoo diikuti anggukan Soojung, “Ini—layak untuk dikonsumsi, kan?”

“YA!” jerit Soojung kesal.

“Kalau tidak mau bilang saja!” seru gadis itu kemudian berusaha mengambil kotaknya.

“Eits! Barang yang sudah diberi tidak dapat diambil kembali!” kekeh Myungsoo sambil menjulurkan lidahnya.

“Kau kira ini supermarket,” gerutu Soojung.

“Mmm~ ini apartementku~” balas Myungsoo sambil menyendokkan masakan yang dibuat kekasihnya itu. “Enak,” gumamnya membuat Soojung sumringah.

“Jinja?” tanya gadis itu semangat yang dibalas anggukan Myungsoo yang sibuk menghabiskan sarapannya.

“Tunggu dulu,” Myungsoo menghentikan kegiatannya lalu menatap Soojung, “Kau dalam rangka apa memasakkan ini untukku? Tumben,”

“Uhh—itu… sebagai permintaan maafku—kau tahu—-yang kemarin itu… yang…” Soojung diam sejenak berusaha merangkai kalimatnya sementara di depannya, Myungsoo melipat kedua tangannya di atas meja mendengarkan Soojung.

“Uhm, aku akui aku childish kemarin. Aku minta maaf,” lanjut Soojung lirih.

Myungsoo tersenyum mengangguk-anggukkan kepalanya, senyum yang terkesan menggoda Soojung “Yakin hanya sebagai permintaan maaf?”

Myungsoo terlalu hafal dengan tingkah Soojung. Berapa kali mereka bertengkar hanya karena masalah sepele, entah itu hanya bercanda, atau sampai beberapa hari tapi tidak sekalipun Soojung mau memasakkan sesuatu untuknya. “Untuk apa aku masak kalau kau siap memasakkan apapun untukku,” gurau gadis itu tempo hari.

“About the thing you said two days ago…” Mulai Soojung pelan kemudian menatap mata Myungsoo, “I—I do wanna learn to be your partner…”

“Maybe I don’t know how to be a girl who holds on her man’s every words or trust him to take care of me. I really don’t know how. But, I do wanna learn to be your partner and…” Soojung menarik nafas dalam-dalam, “I need you to know that I can’t live without you, Myungsoo.”

Myungsoo tersenyum mendengar jawaban Soojung, “Come here,” ucapnya sembari merentangkan tangan kanannya.

Soojung berdiri dari duduknya menghampiri Myungsoo yang segera menariknya untuk duduk di pangkuannya dan membenamkan wajahnya di leher Soojung.

“I love you, Soojung, I love you.”

“I love you too.”

F I N

*SCREAAAAAMMSS* omg kak Susan this is your request! how was it? idk idk idk its—ugh bad? awkward? terrible? horrible? a total failure??? agvdrsjfnkjbfsb i’ve tried and i’m sorry its not like what you want D;

anyway, thanks for reading, guys :)

About these ads
  1. 16 Februari 2013 pukul 8:29 am | #1

    Idiih so sweet banget!perasaan soojung tergambar jelas.empat jempol deh buat author.ini couple favoritku,makasih ya!!

  2. Novy wekwekk
    17 Maret 2013 pukul 9:55 pm | #2

    huwaaaaa 0,0 !! ciyussss suka buuaangett!! omoo~ myungstalkuuuu.. bikin lagi donkk!! tp cast.nya kryss eonni ajja ,,

  3. Yulkim
    13 Mei 2013 pukul 11:17 pm | #3

    So sweet pisan euy ..(?)
    mskipun bukan pairing fav, tp feelnya dpt!^^

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 352 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: