Beranda > drabble, fanfiction, whyenda_arinka > [drabble] Iroena, jebal..

[drabble] Iroena, jebal..

Title : Iroena, jebal..

Author : Whyenda Arinka

Length : Drabble [497 words]

Genre : Romantic, Angst

Rating : PG-13

Cast :

  • Lee Jinki
  • a girl( maybe you?)
  • Lee Donghae

 

Disclaimer : I don’t own Lee Jinki or Lee Donghae. They are belongs to SM Ent. This story is based on my imagination and I don’t make money from this story, so please don’t sue me. Thanks.

Inspiration : from my imagination that wonderingly a boy who confused when he wanna meet a girl whom he loved and a little from BoA’s MV titled Key Of Heart.

 

===========

Aku mondar-mandir di kamarku sambil sesekali melirik ke arah jam dinding. Tiba-tiba pintu kamarku terbuka dan sebuah kepala menyembul di baliknya. Lee Donghae, hyungku.

“kau ngapain sih!?” tanyanya melihatku mondar-mandir tak jelas.

“menunggu sesuatu,” jawabku gusar.

“bisa pelankan hentakan kakimu? Mengganggu konsentrasiku, kau tahu!?” pintanya. Aku melotot dan semakin menghentakkan kakiku menimbulkan bunyi bedebum yang cukup keras.

Donghae memutar bola matanya lalu menarik kepalanya dan menutup pintu kamarku. Aku mendengus kesal dan kembali mondar-mandir sambil sesekali melirik jam dinding.

“apa yang sebaiknya kugunakan? Apa aku harus membawa sesuatu? Atau aku harus memakai jas? Aduuh..” aku mengacak-acak rambutku.

Kulirik jam dinding yang menunjukkan pukul setengah empat sore. Aku mendecak gusar. Bagaimana tidak!? Aku janji akan tiba pukul lima pada yeoja yang kusuka, dan sekarang? Bahkan mandi pun aku belum!

Aku menghentakkan kakiku keluar kamar menuju kamar Donghae. Kubuka pintu kamarnya dengan tak sabaran dan menemukan Donghae sedang menatap layar monitor dengan kacamata bertengger di hidungnya.

“waeyo, Jinki-ah?” tanyanya tanpa mengalihkan pandangannya.

“hyung, apa yang akan kau pakai untuk menemui gadis yang kau suka?” tanyaku tak sabar. Donghae menoleh, menatapku dalam. Lalu sebuah senyuman terulas di bibirnya.

“kau mau kencan?” tanyanya balik, menggodaku. Aku mendecak.

“sudahlah hyung, jawab saja!” tukasku kesal.

“ne, ne. Aku biasanya sih hanya mengenakan jeans dan kaos biasa, kecuali untuk ke pesta,” jawabnya santai. Aku memutar bola mataku dan beranjak pergi.

“thanks hyung,” ucapku sambil berlalu menutup pintu kamarnya.

*

“hyung, aku pinjam motormu!” teriakku mengambil kunci motor di meja komputernya.

“ne, hati-hati! Hwaiting!” balasnya teriak dari kamar mandi.

Buru-buru aku keluar menghampiri motor Donghae.

“Jinki-ah, mau ke mana?” tanya omma ketika aku melewati ruang TV.

“keluar sebentar omma, bye,” jawabku sambil berlalu.

“ne, hati-hati! Jangan ngebut,” pintanya.

“ne, omma! Aku berangkat!” teriakku lalu menyalakan mesin motor dan melesat pergi membelah jalanan kota.

Aku hampir terlambat! Sial! Siap-siap saja membutuhkan waktu yang lama! Ia pasti menungguku.

Kulirik jam yang melingkar di tanganku. Pukul 5. Oh shit! Aku benar-benar terlambat! Kutambah kecepatan motor hingga mencapai batas maximum. Tak kuhiraukan lagi yang lainnya. Aku harus sampai sesegera mungkin.

Berkali-kali aku menyalip mobil dan motor yang ada di depanku. Berkejaran dengan detik-detik yang terus berjalan. Aku harus sampai secepatnya. Kulirik lagi jam yang melingkar di tanganku.

DIIIIIIIIIIIIIIIIN~

BRAAAAKK~

Kurasakan tubuhku melayang dan membentur sesuatu. Lalu terseret hingga beberapa meter dan menabrak sesuatu yang keras.

Gelap. Aku tak dapat melihat apapun, hanya rasa sakit yang kurasakan di sekujur tubuhku. Kaku. Sulit kugerakkan. Lalu aku tak tahu apa yang terjadi kemudian.

*****

(Author POV)

DIIIIIIIIIIIIIIIIN~

BRAAAAKK~

Suara klakson mobil disusul hantaman benda keras mengagetkan seorang yeoja yang tengah berjalan di trotoar. Ia menoleh melihat sebuah motor tertabrak mobil, membuat sang pengemudi motor terpental membentur aspal dan tubuhnya terseret hingga 5 meter.

Helm pengemudi motor itu terlepas saat ia terpental, memperlihatkan wajahnya yang manis. Lee Jinki. Sontak yeoja itu berlari menghampiri tubuh yang telah terbujur kaku itu.

“Jinki! Iroena! Jinkiiii!” yeoja itu berteriak memanggilnya. Mengguncangkan tubuh kaku itu. Namun terlambat, pengemudi motor bernama Jinki itu telah pergi. Meninggalkan sang yeoja, meninggalkan dunia ini untuk selamanya.

=FIN=

Maaf mengecewakan, this is just a story..

Don’t angry me please..

*sembah sujud*

Maaf buat istri2nya Onyu..

Anggep aja Cuma pinjem nama..

*ditabok* XDD

Leave comments or not..

I still say thanks for reading..😀

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: