Beranda > fanfiction, ficlet, whyenda_arinka > [Ficlet] I’ll Be There For You

[Ficlet] I’ll Be There For You

Title : I’ll Be There For You
Length : Ficlet (635 words)
Genre : Romantic
Rating : G
Cast : SHINee Choi Minho and Kim Yoonri

Disclaimer : only the story that belong to me🙂

==============
(Author’s POV)

Sekali lagi ia menemukannya menanagis. Menangis akibat rasa sakit yang ia terima dari kekasihnya. Dan sekali lagi, ia meminjamkan bahunya sebagai tempat untuknya menangis. Tempat untuknya melepas rasa sakitnya.

Entah sampai kapan ia akan bertahan melihatnya menangis. Entah sampai kapan ia bisa menahan rasa yang selama ini dipendam olehnya. Melihatnya seperti ini, membuatnya merasa sakit. Melihatnya menangis, membuatnya terbakar amarah yang teramat. Tapi yang bisa ia lakukan hanyalah diam melihatnya seperti ini.

Ia, Choi Minho, ingin sekali menghampiri kekasih gadis itu. Mendaratkan sebuah pukulan mentah. Mencacinya. Memakinya. Tapi ia pun tak tega melihatnya semakin merasa sakit akibat ulahnya. Selain itu, ia tak bisa menghancurkan satu-satunya hubungan yang ia miliki dengannya. Sahabat.

Satu kata yang membuatnya juga merasa sakit. Satu kata yang selalu membuatnya menahan rasa yang ia pendam. Satu kata yang selalu menyiksanya. Satu kata yang membuatnya merasa tertekan.

Ia ingin sekali mengatakan bahwa ia akan selalu ada untuknya. Ia ingin sekali memintanya untuk meninggalkan kekasihnya. Ingin sekali ia mengatakan bahwa ia sangat mencintainya. Bahkan ia rela mempertaruhkan apapun yang ia miliki hanya demi dirinya, sekalipun itu harus mempertaruhkan nyawanya.

“Tinggalkan dia, Yoonri,” ucapnya kemudian.

“Aku..”

Please,”

“Minho, kau tahu aku–”

Saranghae,”

Mwo? Kau bercanda, Minho. Itu tidak lucu,”

“Apa aku terlihat sedang bercanda, Yoonri-ah?”

Gadis itu, Kim Yoonri, menatap Minho lekat. Mencoba menelisik ke dalam matanya. Mencari kebenaran akan apa yang dikatakannya. Berusaha meyakinkan dirinya bahwa pria itu memang hanya bercanda.

Namun yang ia temukan dalam mata Minho itu nyata. Mata itu seolah menyatakan bahwa ia mencintainya. Bahwa seorang Choi Minho, mencintainya. Mencintai seorang Kim Yoonri. Dan ia, merasa sesuatu bergejolak dalam hatinya. Jantungnya berdegup dengan sangat cepat. Ia merasa begitu banyak kupu-kupu berterbangan di dalam perutnya.

*

Ia menemukannya menangis lagi. Dan kali ini, ia hampir tak bisa mengendalikan emosinya lagi. Ingin sekali ia berlari mencari orang itu. Seorang pria yang dengan teganya melukai hati orang yang ia cintai, Yoonri. Memukulnya. Mencacinya. Memakinya. Menendangnya.

Tapi hatinya berkata lain. Kakinya bergerak menghampirinya. Menariknya ke dalam dekapannya. Mencoba menenangkannya walaupun hatinya sendiri merasa geram.

“Minho.. we.. we break up,” ucapnya lirih.

Ia yakin telinganya tidak salah dengar. Ia dapat mendengarnya dengan sangat jelas kalimat yang sangat ingin didengarnya. Kalimat yang akhirnya benar-benar ia dengar. Satu kalimat yang membuat hatinya sangat lega.

Ia ingin sekali tertawa dengan senangnya. Meloncat-loncat. Berlari ke sana kemari. Berteriak dengan lantang. Namun diurungkannya niat itu. Bagaimana pun juga, tidak etis bila ia benar-benar melakukan hal gila itu, sekalipun ia senang mendengarnya.

Sorry for hear that,” gumamnya.

It’s okay,”

Don’t be sad. Because, at least you still have me, Yoonri,”

Dan gadis itu kembali menangis mendengar kata-kata Minho. Ia merasa bersalah selalu membebani sahabatnya. Ia merasa selama ini selalu menyusahkan pria itu. Dan ia merasa bodoh tidak menghiraukan pria yang selalu ada untuknya itu.

Thanks and.. sorry.”

Nope,”

Gadis itu tercengang. Ia melepas dekapan Minho dan menatapnya lekat. Menatapnya aneh. Bagaimana mungkin pria ini berkata bahwa itu bukanlah suatu masalah? Entah rasa itu dari mana, tapi ia merasa yakin bahwa sebenarnya ia selalu membawa masalah untuknya. Setidaknya, untuk hatinya.

How can you say ‘nope’ whenever I always made you broken?”

Because I love you.”

But–”

Would you be my girl, Kim Yoonri?”

“Minho.. I’m.. I’m not the mrs. Right for you. I..

“sssshh– who cares are you my mrs. Right, mrs. Wrong, or mrs. Player for me. The only one I know is, I love you. I love you, I love you and I love you. So, be my girl, please.”

But I..

Just say yes or no.”

“… yes. Yes, Choi Minho. Yes I wanna be your girl,”

Ia tersenyum. Ia tidak mungkin salah dengar. Dan ia tak mungkin salah mengartikannya. Gadis itu, Kim Yoonri, telah menerimanya. Ia sadar, mungkin ia hanyalah pelarian. Tapi ia tidak peduli. Ia bertekad akan membuat Yoonri benar-benar mencintainya seperti ia mencintai gadis itu.

=FIN=

ini sebenernya ff pesenan Putri. berhubung besok ultahnya si Minho, sekalian aja deh~ XDD
pasti jelek lagi yah? -.-
mana inggrisnya hancur pula. hoakakaka😄

thanks for reading😀

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: