Beranda > fanfiction, ficlet, whyenda_arinka > [Ficlet] Between A Normal and Abnormal

[Ficlet] Between A Normal and Abnormal

Title : Between A Normal and Abnormal
Length : Ficlet
Genre : AU, Family, Comedy, Romance
Rating : G
Casts : Kim Soohyun, Miss A Bae Suzy
Other Casts : Super Junior Kim Heechul, Super Junior Kim Jongwoon(Yesung), SNSD Kim Taeyeon

Disclaimer © Artists are owned respectively to their company. Artist’s names are borrowed and used only in a fictional way. Ane event occured is pure coincidence.

Idea © Whyenda Arinka

——————————

Soohyun terbangun ketika merasakan sinar matahari menimpanya. Bersinar terang, menyilaukan kedua matanya melalui celah yang ada. Perlahan, ia membuka kelopak matanya ketika sayup-sayup mendengar suara gaduh di luar kamarnya. Ia berani bertaruh bahwa itu suara hyung dan noonanya. Ia bangkit dari tidurnya ketika mendengar sang noona memanggilnya dengan suara menggelegar.

“KIM SOO—ah, rupanya kau sudah bangun,” teriakan sang noona berubah menjadi gumam di ambang pintu kamarnya.

Ia memberikan sebuah cengiran khasnya yang justru membuat kening noonanya berkerut, “Daripada kau sibuk memamerkan cengiranmu itu, lebih baik kau segera bersiap-siap sekarang!” serunya lalu pergi dengan langkah gusar.

“Aish Taeyeon noona,” gerutunya. Mood Taeyeon noonanya memang tidak pernah bagus di pagi hari. Tidak kalau ia memiliki dua oppa yang—

“KIM YESUNG! AKU PERINTAHKAN KAU UNTUK MENARUH KEMBALI TELUR ITU!” teriakan cempreng milik seorang pria menggelegar di luar kamarnya. Yang jelas, itu bukan suara Taeyeon noonanya.

“Aigo Heechul hyung, di piring masih ada 3 telur, kenapa harus yang ini?” tanya suara bariton rendah nan lembut Yesung menanggapi teriakan sebelumnya, teriakan cempreng milik Heechul, hyungnya.

“KARENA HANYA ITU YANG SUDAH DINGIN, BODOH!” hardik Heechul kesal pada adiknya. Terdengar dentingan kecil setelahnya.

“YAH HYUNG!” seruan menggelegar Yesung kini bercampur dengan teriakan cempreng Heechul. Kini keduanya tengah sibuk memperebutkan sebuah telur -.-

“HENTIKAN!” satu teriakan Taeyeon akhirnya menghentikan aksi Heechul-Yesung yang memperebutkan sebuah telur sementara masih ada 3 telur lain di atas meja. Aneh.

Tidak hanya Heechul-Yesung saja yang menghentikan langsung menghentikan pertarungan mereka, tetapi Soohyun—yang mendengarkan dari kamarnya—menghentikan aksinya juga dan bergegas bangkit dari kasurnya untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah.

Itulah apa yang terjadinya di pagi hari. Selalu ada pertikaian kecil antara Heechul-Yesung memperebutkan hal-hal sepele yang tentu saja Taeyeon—satu-satunya wanita di sana—merasa kesal. Dia harus mengurus kedua oppanya yang kekanak-kanakkan serta satu dongsaeng yang lugu dan polos. Dengan keadaan kedua orang tua mereka yang bekerja di luar negeri mau tak mau membuat mereka dituntut untuk mandiri. Dalam hal ini, hanya Taeyeon yang mandiri. Walau terkadang, Yesung dan Heechul juga—tapi hanya bertahan untuk beberapa saat saja -.-

“Kau sudah mau berangkat Soohyun-ah?” tanya Taeyeon saat dongsaeng kesayangannya sibuk mengenakan sepatu.

“Ne, noona,” jawab Soohyun singkat. Perhatiannya masih terpusat pada sepatunya.

“Sudah kuduga—” gumam Taeyeon yang kemudian menyodorkan kotak makanan pada Soohyun yang menatapnya bingung, “Bawalah untuk kau makann nanti di sekolah,” lanjutnya setelah membaca tanda tanya besar yang tercetak di wajah lugu Soohyun.

“Gomawo, noon,” ucap Soohyun sambil mengikat kuat simpul tali sepatunya lalu mengambil kotak makanannya dari tangan Taeyeon, “Hyung, noona, aku berangkat. Annyeong,” pamitnya lalu membungkuk rendah pada ketika kakaknya sebelum berjalan keluar rumah.

“Hati-hati Soohyunnie,” wanti Heechul.

“Jangan pulang terlalu larut,” tambah Yesung.

“Habiskan bekalmu ya!” perintah Taeyeon. Terselip kekhawatiran dalam nadanya.

Soohyun hanya melambaikan salah satu tangannya sebagai jawaban atas seruan heboh hyung dan noonanya. Yah—itulah pagi yang selalu dilewati seorang Kim Soohyun. Pagi yang tidak pernah normal baginya karena ketiga kakaknya. Bahkan, ia kadang mengakui sendiri kalau ia tidak—

“Joheun achim, Soohyun-ssi,” sapa suara lembut seorang gadis.

Soohyun menoleh ke arah sumber suara dan seorang gadis manis tersenyum padanya, tengah melangkah mendekatinya. Tiba-tiba jantungnya berdetak dengan cepat. Nafasnya sedikit tercekat. Terasa berat. Matanya pun terpaku pada sosok gadis itu. Kedua ujung bibirnya tertarik membentuk sebuah senyum lebar yang terkesan sedikit canggung.

“Joheun achim, Suzy-ssi,” balasnya terdengar sedikit gugup ketika keduanya kini berjalan beringingan.

Sejak pertama Soohyun mendaratkan tatapannya pada Suzy, seolah terpaku, ia terus menatapnya. Seakan lem super kuat mengunci pandangannya pada gadis itu seiring dengan detak jantungnya berpacu cepat memacu aliran darahnya dua kali lebih cepat. Wajahnya pun memerah padam sebagai akibatnya. Ia bisa merasakan gejolak kebahagiaan yang berlebihan dalam dadanya yang seakan-akan bisa meledak sewaktu-waktu.

Kendatipun demikian, ia menyukainya. Ia—Kim Soohyun—sangat menikmati sensasi yang ditimbulkan oleh fantasinya ketika ia berada dalam jarak yang dekat dengan Suzy. Mengingatnya dan menjadikannya semangatnya. Aneh memang. Tapi baginya, itu adalah sesuatu yang normal. Tidak—tidak. Satu-satunya hal normal yang bisa ia temui di pagi harinya yang selalu tidak normal.

Namun sayang, Kim Soohyun tidak mengetahui kalau Suzy, Bae Suzy, juga merasakan betapa kencang jantungnya berdetak. Berpacu memompa darahnya dua kali lebih cepat daripada biasanya. Kebahagiaan yang ia sendiri tak tahu dari mana datangnya, menyelimutinya. Menyesakkan hatinya dengan segudang kesenangan yang membuncah. Dan sama seperti Soohyun, ia akan merasa harinya tidak normal bila tak ada gejolak aneh dalam dirinya yang hanya terjadi ketika ia berada dalam jarak yang dekat dengan seorang Kim Soohyun.

FIN

TARAAAA! Pertama kalinya bikin ff SOOZY😄
Hmm, aneh ga sih?😄
Maap yak kalo aneh. Huehehehe /nyengir geje
Geregetan ga endingnya? Gantung yah?😄

Anyway, ini request dari Nadya eonni~ I hope you like it eon :3

Thanks for reading guys ^^

  1. 23 Agustus 2011 pukul 12:20 am

    mihihi neomu kamsa saenggiee ^^ ga gantung sih,tp ngambang *plak hahha namanya juga pertama kali,belom nemu chemistry nya W(-.-w)

  2. 24 Agustus 2011 pukul 2:51 am

    hiyaaaa kurang panjaaang *namanya juga ficlet!
    tapi bagus, kata-katanya juga oke🙂
    lanjutin dong bikin one shot-nya hehehe *banyak maunya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: