Beranda > fanfiction, ficlet, whyenda_arinka > [Ficlet] A Cute Misunderstanding

[Ficlet] A Cute Misunderstanding

Title : A Cute Misunderstanding (?)
Length : Ficlet [1.444 words]
Genre : AU, Romantic, Comedy(?)
Rating : G
Casts : Super Junior Lee Donghae, SNSD Jessica Jung
Supporting Chharacters : Wonder Girls Sunye, Super Junior Cho Kyuhyun, Super Junior Zhoumi

Disclaimer © Artists are owned respectively to their company. Artist’s names are borrowed and used only in a fictional way. Ane event occured is pure coincidence.

Idea © Whyenda Arinka and Ade

Enjoy😀

———————

‘Aku tunggu di atap’

Sebuah pesan singkat yang mampu membuat Jessica tersenyum lebar. Pesan yang terlihat singkat namun cukup berarti baginya. Bagaimana tidak? Bukankah menyenangkan ketika kita tahu bahwa orang yang kita sukai menunggu kita? Simple memang, tapi cukup berarti.

Dengan langkah ringan dan senyum yang terkembang, ia melangkahkan kakinya keluar kelasnya menuju atap bangunan sekolahnya. Sepanjang jalan, ia menyapa beberapa temannya dengan nada riang. Bahkan, ia melompati dua anak tangga sekaligus ketika menaiki tangga menuju atap. Baru saja ia akan membuka pintu menuju atap, ia melihat bayangan seorang gadis dan suara samar-samar. Perlahan, ia membuka lagi pintu itu tanpa menimbulkan suara sedikitpun. Di sana, sosok Donghae dan seorang adik kelasnya yang ia ketahui bernama Min Sunye, berdiri berhadapan.

“Oppa.. Sebenarnya, aku suka oppa—oppa mau jadi kekasihku?”

Seketika mulut Jessica terbuka lebar membentuk huruf ‘O’. Nafasnya seakan terhenti seiring otaknya memutar kata-kata Sunye beberapa kali. Dunianya serasa runtuh. Langit seolah jatuh. Jatuh di atasnya. Membebaninya. Ia pun berbalik dan menutup pintu dengan cepat walau ia tak bermaksud sama sekali.

Dengan segera Jessica berlari menuruni tangga. Dadanya terasa sesak. Air mata mulai menggenang di pelupuk matanya. Pipinya memerah antara amarah, sedih, kesal. Di anak tangga terakhir, ia hampir terjatuh namun seseorang menahan tubuhnya.

“Hei, hei Jess! What’s wrong?” tanya suara bass itu.

“Let me go, Kyu!”

Jessica segera mendorong dada Kyuhyun hingga pria itu mundur beberapa langkah dan lari meninggalkan Kyuhyun yang bingung akan tingkah saudara sepupunya itu. Ia berusaha meneriakinya namun tetap saja gadis itu tak mau menoleh lagi. Menyerah, Kyuhyun menggelengkan kepalanya kemudian menoleh ke arah dari mana Jessica berlari dan mendapati Donghae yang juga berlari. Ditahannya lelaki itu.

“Weits~ kenapa kau? Dikejar setan?” tanyanya heran.

“Bukan! Aku mengejar Cinderella,” jawab Donghae asal.

“Man! Siang-siang mana ada Cinderella?” kekeh Kyuhyun, “Kau apakan Jessica?” tanyanya kini terdengar serius.

“Kyu, jebal~”

“No before you explain to me,” Kyuhyun ngotot.

“Fine,” gumam Donghae kesal kemudian menarik nafas panjang, “DiasalahpahamketikamelihatSunyemenyatakanperasaannyapadakudaniabahkantakmendengarjawabankudulu,”

Kyuhyun memutar kedua bola matanya, “What a cool way to explain,” ujarnya sarkastik, “Go chase her,”

“Thanks,”

“Wait!” Kyuhyun menahan lengan Donghae sebelum lelaki itu berlari lagi, “Good luck,”

Donghae mengangguk kemudian segera berlari mengejar Jessica. Pertama, ia cek kelas gadis itu namun tak ada tanda-tanda keberadaannya. Sekalipun tas gadis itu. Ketika ia bertanya pada salah satu temannya, benar dugaannya kalau gadis itu ijin pulang. Tanpa pikir panjang, ia pun pergi ke kelasnya untuk mengambil tasnya dan segera menyusul Jessica.

 

 

 

Babo! Harusnya aku tahu.. sigh! Dengus Jessica kesal. Ia kini sedang duduk di taman dekat rumahnya, masih dengan seragam sekolahnya. Tas punggungnya ia taruh di sampingnya. Ditatapnya dahan pohon yang melindunginya dari sinar matahari. Berulang kali ia menghela nafas panjang berharap beban di hatinya meringan. Tapi kenyataannya, yang terjadi justru sebaliknya. Setiap helaan nafas yang ia keluarkan, justru menambah beban dalam hatinya.

“Jess—”

Mendengar namanya dipanggil, Jessica menoleh dan mendapati sosok lelaki jangkung yang telah berdiri di sampingnya. Dengan segera ia berdiri dan memaksakan sedikit senyuman sebelum menyapanya dengan, “Hai,” kecil.

 

 

 

Donghae membawa dua cup dengan semerbak aroma kopi yang masih hangat, mengetahui bahwa salah stau cara untuk membuat Jessica tenang adalah dengan meminum kopi membuatnya tersenyum lebar. Sempat terbayang dalam otaknya bahwa mungkin, dengan memberikan gadis itu kopi bisa mengajaknya berbicara dengan santai tanpa perlu menggunakan urat.

Namun sayang, bayangannya itu harus buyar ketika ia mendapati Jessica yang tengah berdiri di dekat kursi taman bersama seorang lelaki jangkung yang lebih tinggi dari Kyuhyun. Fakta bahwa lelaki itu lebih tinggi darinya saja sudah membuatnya kesal dan ini? Lebih tinggi dari Kyuhyun!? Dan kenapa harus Kyuhyun? Gerutu Donghae tak jelas dengan pikiran anehnya yang tiba-tiba teringat Kyuhyun -.-

Ia berjalan mendekat kemudian menyembunyikan dirinya sedikit dibalik sebuah pohon yang dirasanya cukup untuk menguping pembicaran Jessica dan sosok lelaki jangkung di hadapannya. “Kenapa harus si China Jangkung ini lagi sih!?” gerutunya kesal.

“Uhm, Jess—aku—ada yang ingin kubicarakan,”

“Neh. Apa itu, Zhoumi-ssi?”

“Wo—wo ai ni..”

Jessica memiringkan kepalanya sedikit dengan raut wajah yang menggambarkan bahwa ia tak mengerti apa yang dikatakan Zhoumi, “Err—Zhoumi-ssi..?”

“Ah~ mian. Aku suka menggunakan bahasa ibuku ketika gugup,” ucap Zhoumi diikuti tawa kecil yang kaku, “Uhm.. aku—aku—”

“Tingzhi!” seru sebuah suara memotong ucapan Zhoumi.

Jessica dan Zhoumi menoleh ke arah datangnya suara dan mendapati Donghae yang berjalan menghampiri keduanya kemudian berhenti di depan Jessica membuat Zhoumi melangkah mundur sedikit. Keduanya terlihat bingung dengan tingkah Donghae.

“Baochi shang you, Laozong. Zhege nuhai shi wo de baobei, zhi dao ma!?(Tahan sebentar, Tuan. Gadis ini kekasiku, paham!?)” cerocos Donghae pada Zhoumi yang memasang tampang terkejut meninggalkan Jessica yang kebingungan dengan bahasa planet mana yang sedang digunakan Donghae dan apa artinya?

“Hao, wo shi dao. Wo zhen de hen baoqian,(Ya, aku paham. Aku benar-benar minta maaf)” ucap Zhoumi membungkuk membuat Donghae tersenyum puas diikuti gumaman, “Good~”

“Chankaman.. Apa yang kalian bicarakan sih!?” protes Jessica akhirnya angkat bicara.

Donghae menoleh dan menyunggingkan sebuah seringai kecil, “Dia bilang dia suka padamu dan kujawab saja kalau kau pacarku,” jelasnya enteng.

Seketika kedua bola mata Jessica membulat. Detik berikutnya Donghae menjerit kesakitan karena telinganya yang dijewer Jessica dengan keras. “That’s for faking our relationship!” seru Jessica kesal kemudian melepas telinga Donghae yang memerah. Donghae mengusap telinganya sambil merintih, “Appeu~” layaknya anak kecil.

Jessica mendengus keras kemudian berbalik mendekati Zhoumi. “YAH! YAH!” seru Donghae melihat gerak-gerik Jessica. Ia sudah akan mendekati keduanya namun Jessica sempat menendang tulang keringnya membuatnya kembali kesakitan.

“Terima kasih sudah mau menyukaiku. Aku minta maaf karena tidak bisa membalas perasaanmu,” ucap Jessica sambil membungkuk kemudian menarik telinga Donghae(lagi) agar berdiri di sampingnya, “Dan juga aku minta maaf atas kata-kata manusia ini yang dengan lancangnya berbohong padamu,” tambahnya sambil memaksa Donghae membungkuk yang justru menundukkan kepalanya.

“Aish! Kenapa harus meminta maaf!?” berang Donghae sambil menepis tangan Jessica kemudian menariknya pergi, “Jangan harap kau bisa mendekati Jessica, Zhoumi! Chonglai meiyou(Never)!” jeritnya sambil menyeret Jessica.

“Yah! Kau ini apa-apaan sih!?” bentak Jessica berusaha melepaskan pergelangan tangannya dari Donghae.

“Kau juga kenapa harus bersama Zhoumi?”

“Apa pedulimu!?”

Diam. Mendengar pertanyaan itu membuat Donghae bungkam. Ia bingung harus menjawab apa. Ia bimbang. Ada rasa takut untuk menyatakannya. Dan kesempatan itu diambil Jessica untuk melepaskan tangannya dan berlari meninggalkan Donghae.

“Jessica!” teriak Donghae yang segera berlari mengejar Jessica.

“YAH! Untuk apa kau mengejarku!?” jerit Jessica kesal.

Donghae menarik Jessica menghadapinya dan mencengkram kedua bahu gadis itu. Ditatapnya kedua bola mata Jessica tepat di manik matanya, “Ada yang salah dengan aku mengejarmu?” tanyanya pelan.

Jessica membuang mukanya, “Tentu saja ada, bodoh!”

Donghae menghela nafas berat kemudian memaksa gadis di hadapannya untuk menatapnya dengan cara menjepit ujung dagu Jessica pelan menggunakan buku jari telunjuknya dan jempolnya. “Di mana letak kesalahannya? Jelaskan,”

“Bodoh!” gerutu Jessica sambil memutar bola matanya, “Pertama, kau sudah punya pacar. Kedua, kau berbohong di depan Zhoumi kalau kita pacaran dan nyatanya? Kau memang punya pacar, tapi bukan aku! Tch,”

“Fine. Apa salah kalau aku berharap kaulah pacarku dan… sejak kapan aku punya pacar?” balas Donghae.

“Sunye? Jangan kira aku tidak tahu,” ucap Jessica dingin membuat Donghae terkekeh.

“Aku tahu kau pasti cemburu, ya!?” goda Donghae yang dibalas tatapan, ‘oh-puhlease-Fishy-what-a-lame-joke’ yang jusrtu membuatnya tertawa terbahak.

“Hey! Kalau aku tidak tahu bahwa kau tahu kejadian di atap, aku tidak mungkin di sini. Like seriously, it’s still school time, duh!”

“Like I care,” gumam Jessica.

“Akui saja kau cemburu, Jess,” goda Donghae lagi sambil mengedipkan sebelah matanya.

“Keep on dreaming~” gerutu Jessica.

“Kalau kau tidak cemburu, tidak mungkin kau segera berlari begitu saja tanpa mendengar jawabanku atas pernyataan Sunye dan mengasumsikan bahwa aku menerima Sunye yang sejujurnya, aku justru berkata kalau aku—” Donghae berhenti sejenak ditengah-tengah penjelasannya, mencoba membuat Jessica penasaran.

“You what?” Gotcha! Pertanyaan Jessica membuatnya hampir melompat girang. Ia tersenyum—lebih tepatnya menyeringai—sebelum melanjutkannya.

“That I love you,” lanjutnya kemudian mengecup bibir Jessica sebentar dan berlari menjauh.

Shcok. Mendapat perlakuan itu Jessica hanya membulatkan kedua matanya dengan kedua pipinya memerah. Tiba-tiba teriakan Donghae membuatnya tersentak, “I LOVE YOU JUNG JESSICAAAAAA~~!”. Pipinya kembali bersemu lalu berteriak, “YAH! SHUT UP FISHY!” kemudian mengejar Donghae berharap bisa menangkapnya dan membungkam mulut lebarnya yang selebar ikan paus -.-

“NEVER TILL YOU SAY THAT YOU LOVE ME TOO~~~!” teriak Donghae lagi masih sambil berlari. “I LOVE YOU SO MUCH JESSICAAAAAA~~!” jeritnya lagi.

“Aish!” gerutu Jessica, “YE! I LOVE YOU TOO!” kesalnya kemudian.

“WOOHOOOOOOOO~!” jerit Donghae kegirangan lalu berbalik arah berlari ke Jessica. Dipeluknya Jessica dan diangkatnya ke atas bahunya.

“DONGHAEEEE~!!!” jerit Jessica ketakutan.

“Hahaha!” tawa renyah Donghae terdengar kemudian menurunkan Jessica.

Tak ingin Jessica pergi, ia melingkarkan tangan kanannya di pinggang Jessica, mempersempit jarak di antara keduanya dengan senyum lebar tak jelas. “I love you,” ucapnya lirih sebelum menempelkan bibirnya di bibir Jessica dan melumatnya sedikit. “I love you t–” ucapan Jessica terpotong saat Donghae kembali menempelkan bibirnya pada bibir Jessica.

FIN

Geje? I know right!? Puahahaha XDDD

Ini pesenan dari Ade .__. Tadinya aku mau bikin yg nyerempet angst gitu.. tapi moodku lagi hyper jadi—well.. yeah~😄
I hope you satisfy with this one eventhough I’m not .-.😄

Thanks for reading, gals :3

  1. 8 Desember 2011 pukul 12:18 pm

    pesenan GUE??
    YAHOOOOOOOOOOOOOO
    daebak bgt ini unn, smoga jd kenyataan antara gue dan ehmmmm *someone*
    kkkkkkk
    tapiiiiiiii *ini anak gatau terima kasih*
    KURANG PANJAAAANGGG
    hohohoho
    pkok.aaa daebak daebak!
    Aku sukaaaaa
    ditambah cast nya si laki ikan gue sama mbak kesayangan gue … Feel dpt!
    Intinya *mampos koment gue panjang bener*
    G.U.E S.U.K.A !
    HAESICA JJANG !
    DEHAE *?* JJANG !

  2. Liah icesica4ever
    8 Desember 2011 pukul 10:48 pm

    Aaah, saya kaya orang blo’on baca ini smbil snyum gaje…
    Lucu,so sweet!
    Hehe..
    Seandainya haesica main drama bareng…
    *keingnan terpendam
    haha.

  3. 9 Desember 2011 pukul 4:37 am

    haha lucu~
    waktu adegan kejar-kejaran macem anak kecil gitu
    sukaaaaaaaa simple tapi keren~

  4. Siti JoJo Sunny
    10 Desember 2011 pukul 2:38 am

    woho ff haesica yg cute abiz.
    c’donge ma kyunya agak jadi plawak disini.
    haha:D

    kasian sica,g ngerti bahasa mandarin>,<
    ku kira haepa ma sica eon sebelumnya (sebelum sunye nembak) dah pacaran.
    gokil emng nih couple,nmbah suka deh :))

  5. 14 Desember 2011 pukul 5:41 pm

    Super sweet bebehhhh ;A;
    Aku paling suka adegan hae ngomong ke zhoumi pake chinesse ngomong kalo dia pacar sica😄
    Auhhhhh itu super menyenangkan bikin blushing! *kunyah hp*
    aduh udah lama nggak ke blogmu😀 baca baca deh xD

  6. 27 Desember 2011 pukul 11:06 am

    wow, saya suka semangat yang diberikan oleh fic ini. Donghae di sini bener-bener… Donghae. Dan sica ya sica. Saya bener bener bisa mbayangin ini kejadian lho hehe. Karakterisasinya kuat. Daya tarik opposite attract itu emang kuat banget ya! Makanya saya shipping HaeSica :p
    Author, itu beneran tuh bahasa mandarinnya? Hwuohohoho daebak sekali!
    sayang sekali karena ini pendek, jadi KyuHyun sama Zhoumi terlihat cuma numpang lewat. Apalagi KyuHyun. Padahal saya berharap dikit dikit ada KyuSicanya /dikeplak hae/

  7. Ruthsica
    8 Januari 2012 pukul 12:05 am

    Sukaaaaaaa banget, kali2 bikin yang angst dong kyu-sica-hae kekeke😀

  8. 4 Februari 2012 pukul 11:41 pm

    Aigoo ya ini so sweet banget kok ya…. Eh ada Sunyeeee, entah kenapa dia selalu jadi orang ketiga yah….

  9. 20 April 2012 pukul 6:05 pm

    Aihhh …
    Lucunya ..
    Hahaha
    Kyuhyun ku kira kau siapa !
    Tiba” nongol. Ekhh ternyata sepupu sica toh !!
    Iihh donghae ngaku” ajjh !
    Pengen banget gitu ?? #pake nada ngeledek *dijitak hae
    Hahahaha
    Apa coba itu donghae ??
    Gaje banget !!
    Malu”n sica negara ajjh teriak” begitu #apa hubungannya? /plakk
    Hahaha
    Tapi, nice ff …

  10. DELI dewi
    12 Desember 2012 pukul 5:53 pm

    gak bosen-bosen memuji author yang jago banget bikin ff!
    donghe apa banget deh!so sweet!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: